TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Memasuki hari keempat kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak Bogor, akhirnya petugas berhasil melakukan proses evakuasi korban menggunakan helikopter dari lokasi kejadian dasar lereng Gunung Salak menuju Jakarta.
Sejauh ini, lima kantong mayat berisi potongan tubuh korban berhasil diangkat dari puncak Gunung Salak menuju Landasan Udara Halim Perdana Kusuma Jakarta setelah sempat dipindahkan ke helikopter lainnya di helipad darurat, lapangan bola SMP 1 Cijeruk, Bogor.
"Yang sudah berhasil diangkat lima kantong jenazah. Sekarang proses
evakuasi masih dilakukan," ujar Komandan Landasan Udara Atang Senjaya,
Marsekal Pertama TNI Tabri Santoso di heliped darurat SMP 1 Cijeruk,
Bogor, Jawa Barat, Sabtu (12/5/2012).
Menurut Tabri, evakuasi
korban menggunakan helikopter Super Puma dari tebing Gunung Salak baru
bisa dilakukan hari ini karena cuaca cukup mendukung setelah tim
berhasil mencapai lokasi kecelakaan pesawat pada Jumat (11/5/2012)
kemarin.
Ia menjelaskan, hampir seluruh potongan tubuh dalam
kantong mayat yang ditemukan petugas telah berhasil dibawa dengan manual
ke sekitar puncak Gunung Salak. Selanjutnya, kantong mayat tersebut
ditarik dari udara menggunakan tali baja Super Puma setinggi 30 meter
untuk selanjutnya dibawa ke heliped darurat SMP 1 Cijeruk. (Abdul Qodir)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar